BPBD Tetapkan 4 Desa Rawan Di Lebak Ditetapkan Jadi Desa Tangguh

Lebak – Pemerintah Pusat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak telah menetapkan empat desa rawan bencana menjadi desa tangguh. Dinatara empat desa tersebut yakni Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar. Desa Ciakar, Kecamatan Gunung Kencana. Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara dan Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi mengatakan, ditunjuknya empat desa di Lebak menjadi desa tangguh merupakan program pemerintah pusat untuk daerah rawan bencana. Adapun tujuan dibentuknya desa tangguh dimana ada sekitar 30 orang dari berbagai elemen masyarakat dilatih dan diberikan berbagai keterampilan dalam menghadapi bencana untuk menanggulangi bencana sejak dini oleh masyarakat itu sendiri.
“Di Lebak baru empat desa saja yang ditunjuk menjadi desa tangguh, setaip desa ada sekitar 30 orang yang menjadi motor atau penggerak dalam menghadapi situasi bencana alam,” kata Kaprawi, kepada awak media, Selasa (14/11/2017).
Lanjutnya, dalam program desa tangguh tersebut, masyarakat yang terlibat didalamnya akan dilatih dan diberikan keahlian dalam menghadapi bencana baik bencana longsor, banjir sampai dengan bencana stunami.
“Setiap tahun kita selalu mengajukan ke pusat tentang program desa tangguh ini, karena hampir seluruh desa di Lebak yang jumlahnya 345 desa dan lima kelurahan merupakan rawan bencana. Tapi karena kuotanya terbatas kita baru mendapatkan empat desa saja,” terangnya.
Lanjutnya, agar desa tangguh tersebut berjalan sesuai harapan. Maka pemerintah menunjuk seorang fasilitator dari relewan BPBD Lebak.
“Saya harap dengan dibentuknya desa tangguh ini, masyarakat dapat memahami mulai dari tanda-tanda datangnya bencana sampai dengan mengatasinya,” ujar Kaprawi.
Fasilitator desa tangguh Lebak, Daud Rizal menambahkan, adapun tugas dan fungsi fasilitator dalam desa tangguh tersebut diantaranya memetakan titik-titik rawan bencana alam sampai dengan mengadakan pelatihan dan keterampilan kebencanaan terhadap warga yang terlibat dalam desa tangguh.
“Hasil dari pantauan dan pemetaaannya ini akan langsung dilaparkan ke pemerintah pusat melalui BNPB,” tuturnya.
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test