Bupati Lebak Menjalin Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui “LIWET”

Bupati Lebak Menjalin Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui “LIWET”

ngaliwet
LEBAK – Sebanyak 600 peserta mengikuti Festival Liwet yang digelar Panitia Hari Jadi Kabupaten Lebak Ke- 188 terdiri dari tiga kategori peserta yaitu  pondok pesantren, sekolah dan satuan kerja perangkat daerah bertempat di Alun-alun kota Rangkasbitung minggu (11/12/16).

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyampaikan maksud festival liwet untuk menjalin silaturahmi dengan warga dan nasi liwet identik dengan kehidupan di pondok pesantren salah satu budaya yang perlu dilestarikan. acara diteruskan dengan makan bersama Bupati Iti beserta Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi dengan ribuan warga yang berada di sekitar alun-alun dengan panjang daun pisang sekitar 500 meter yang terbagi empat barisan.

Kabag Humas Lebak Eka Prasetiawan menambahkan, “ngaliwet” salah satu aktivitas yang sering di lakukan para santri, bukan hanya santri, nasi kastrol yang dihidangkan diatas daun pisang dengan berjejer lebih bermakna jika menikmatinya secara bersama-sama, menjadi media yang ampuh menyambung silaturahmi dengan sahabat, kerabat, handai taulan.

Kabupaten Lebak sebagai daerah seribu madrasah, mendapatkan kekayaan pengetahuan yang melimpah paling tidak ada dua hal yaitu peranan budaya pesantren dan kekayaan intelektual keagamaan. Jika kekayaan ini lenyap baik seketika maupun secara perlahan kita mengalami kerugian tak terhingga. maka budaya “ngaliwet” salah satu yang kita warisi perlu dilestarikan. KEK.

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *