Didesak Tertibkan Pasir Basah, Wabup : Silahkan Sadar Diri, Atau Kita yang bertindak!

Lebak- Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi mogok makan selama 3 hari untuk mendesak pemerintah Kabupaten agar segera menerbitkan angkutan pasir basah yang masih bebas berlalu lalang.
Memasang tenda berwarna hijau cerah didepan Pendopo Bupati Lebak , sesekali sejumlah peserta melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan semua aspirasi masyarakat melalui Kumala ini sudah ditampung pemerintah Kabupaten Lebak. Pasalnya persoalan pasir basah ini sudah beberapa kali dilakukan penertiban.
“Sebenarnya sudah kita lakukan, tapi saya tegaskan sebaiknya pengusaha sadar diri untuk tidak menjual pasir basah atau kami yang bertindak,”kata Ade saat menemui peserta mogok makan di depan Pendopo Bupati Lebak, Rabu (12/9/2017).
Kata Ade, untuk menyelesaikan persoalan tersebut tidak bisa hanya pemerintah daerah saja melainkan perlu kerjasama semua pihak termasuk Pemprov Banten lantaran kewenangan nya sudah masuk Pemprov.
“Kita tidak membatasi siapapun yang ingin berinvestasi di Lebak itu silahkan, cuma tolong ikuti peraturan yang ada. Apalagi masyarakat sudah mengeluh seperti ini,”jelasnya.
Untuk diketahui, didampingi Asda I Setda Lebak Alkadri , Wakil Bupati Lebak menandatangi surat kesepakatan akan segera menerbitkan angkutan pasir basah. Jika tidak mundur dari jabatan adalah taruhannya.
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test