Gelar Doa Bersama dan Galang Dana, Bupati Iti Sebut Pemerintah Myanmar Cederai Hak Kemanusiaan

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak bekerjasama dengan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) setempat menggelar doa bersama (istighosah-red) sekaligus penggalangan dana untuk membantu muslim Rohingya yang habis dibantai oleh tentara Myanmar.
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan penggalangan dana dan doa bersama ini merupakan kepedulian Pemkab Lebak terhadap muslim Rohingya. Pasalnya pemerintah Myanmar sudah jelas mencederai hak kemanusiaan.
“Ini jelas sudah mencederai hak manusia, sebagai sesama muslim kita tergugah untuk bergerak dan membantu muslim disana,”kata Iti saat memberikan sambutan di Mesjid Agung Al-Araf, Rabu (20/9/2017).
Kata Iti, semua manusia memiliki hak yang sama tidak perlu ada tindakan semena-mena seperti pembantaian Muslim Rohingya ini. Hal tersebut harus menjadi pelajaran untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lebak untuk meningkatkan kepedulian.
“Pemkab juga tentunya akan menghindari hal tersebut dengan mencetak generasi muda yang cerdas dan berkualitas sehingga tidak adalagi pembantaian etnis atau golongan,”tegasnya.
Iti berharap pemerintah Myanmar bisa segera menghentikan pembantaian terhadap etnis Rohingya agar tidak adanya gejolak berlanjut antar sesama manusia bahkan antar negara.
“Kita berharap semuanya tetap dalam lindungan Allah SWT, seluruh muslim di Myanmar bisa diberikan mukjizat,”katanya.
Untuk diketahui, Istighosah ataupun doa bersama sekaligus penggalangan dana yang digelar pemkab Lebak diikuti 3000 peserta dari seluruh unsur baik ASN, pelajar dan masyarakat.
Pemkab Lebak bersama seluruh unsur akan menyumbangkan bantuan sebesar Rp. 251.910.000 yang akan dikirim melalui lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *