Kado HUT Lebak 189, Dindik Lebak Rampung Rehab Ruang Kelas SD

Lebak- Pemerintah daerah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  setempat mengklaim telah memperbaiki berbagai sarana dan prasarana pendidikan yaitu perbaikan ratusan  ruang kelas yang berada di berbagai sekolah dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Lebak.

Menurut kepala dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengatakan pada anggaran tahun 2017, pihaknya telah mengerjakan kegiatan rehabilitasi ruang kelas diberbagai sekolah dasar. Tentu saja, kegiatan ini di lakukan untuk menunjang salah satu program Bupati Lebak yaitu Lebak Pintar.

Saat ini kata Wawan, bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) kabupaten Lebak yang ke 189, ratusan ruang kelas SD tersebut sudah selesai dikerjakan. Sehingga kini, ruangan kelas yang refresentatif tersebut tinggal di gunakan oleh para siswa.

“Tahun ini kita mengalokasikan dana untuk perbaikan ratusan kelas dan puluhan ruang kelas baru di berbagai sekolah dasar yang ada di Kabupaten Lebak. Bertepatan dengan HUT Lebak yang ke 189, ratusan ruang kelas tersebut telah selesai dikerjakan, jadi kami anggap ini sebuah kado yang manis pada saat HUT  Kabuaten Lebak,”kata Wawan, kepada wartawan, Minggu (3/12/2017).

Sementara itu, Dedi Taufik, kepala bidang SD menjelaskan secara rinci jika pada tahun anggaran 2017, pihaknya mengalokasikan kegiatan  rehabilitasi ratusan ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang  dananya di gotong melalui dana alokasi khusus (DAK), APBD ll Lebak serta APBN.

Sedangkan kata Dedi, jumlah keseluruhan ruang kelas yang direhabilitasi berjumlah 140 ruang kelas yang terdapat pada 39 sekolah dasar dan berasal dari dana alokasi khusus (DAK), kemudian 101 ruang kelas yang terdapat pada 32 sekolah dasar yang berasal dari APBD Lebak 2017, serta 136 ruang kelas yang terdapat pada 42 sekolah dasar yang berasal dari APBN 2017.

Bahkan kata Dedi, pihaknya juga mengerjakan 10 ruang kelas baru bagi lima sekolah dasar yang berasal dari dana APBD Lebak di dua sekolah dasar (SD) sebanyak empat ruang dan tiga sekolah dasar (SD) sebanyak enam ruang dari dana alokasi khusus (DAK). Saat ini, seluruh pekerjaan sudah dianggap selesai  seratus persen.

“Kita sudah selesaikan semuanya, baik yang rehab maupun pembangunan ruang kelas baru,”kata Dedi.

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test