Menjadi Manusia Pancasila yang Bertanggungjawab Terhadap Komitmen

Menjadi Manusia Pancasila yang Bertanggungjawab Terhadap Komitmen

Wakil Bupati H. Ade Sumardi foto bersama saat Lomba Kreasi Penggalang Penegak (LKPP) di Pondok Pesantren Modern Daarussa’adah, Cimarga, Lebak, Banten (10/2/2017).

Wakil Bupati H. Ade Sumardi foto bersama saat Lomba Kreasi Penggalang Penegak (LKPP) di Pondok Pesantren Modern Daarussa’adah, Cimarga, Lebak, Banten (10/2/2017).

Seseorang bisa dikatakan sebagai manusia Pancasila jika mampu membawakan dirinya pada posisi yang tepat, sesuai kewajiban dan haknya. Manusia Pancasila harus mampu menempatkan dirinya menjadi rekan sesama manusia sekaligus menjadi hamba Tuhan pada saat yang bersamaan. Dua sifat kemanusiaan dan ke Illahian ini harus diterapkan secara bersama-sama, tidak terpisah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka sekaligus Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi ketika membuka Lomba Kreasi Penggalang Penegak (LKPP) di Pondok Pesantren Modern Daarussa’adah, Cimarga, Lebak, Banten (10/2/2017).

Ade mengatakan bahwa Pramuka harus menjadi manusia Pancasila yang bertanggungjawab terhadap komitmen, karena ruh Indonesia adalah kebersamaan, gotong royong serta takwa kepada Tuhan yang maha Esa.

“Dalam pramuka tidak pernah diajarkan saling caci dan saling benci, sebaliknya kita diajarkan untuk gotong royong dan memupuk kebersamaan. Jadi kalau ada upaya yang mengarah pada perpecahan, itu bukan gaya Pramuka” Ucapnya.

Ade juga menjelaskan bahwa negara Indonesia kini sedang menghadapi ancaman dari pihak-pihak yang menghendaki adanya perpecahan. Untuk itu dirinya meminta anak-anak Pramuka digembleng agar mempunyai mental yang tangguh untuk mengantisipasi segala acaman bagi bangsa ini.

“Asing berharap kita ini saling benci, terpecah belah sehingga orang asing masuk dan bukan tidak mungkin akan ada penjajahan gaya baru” Katanya.

Sementara itu ketua panitia LKPP, Aris Salman Alfarisi, mengatakan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 400 peserta dari 20 Gugus Depan Sekolah se- Kabupaten Lebak ini diharapkan mampu membentuk andika pramuka yang tangguh.

“LKPP ini kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Karena itu permainan harus mempunyai tujuan dan aturan permainan, jadi bukan kegiatan yang hanya bersifat hiburan saja. Karena itu lebih tepat kita sebut saja kegiatan menarik.” Ujarnya.

Menurut Aris, Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia dengan tujuan agar anggotanya menjadi manusia yang menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara.

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *