Pemkab Lebak Terus Lakukan Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Pemkab Lebak Terus Lakukan Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati H Ade Sumardi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Maman Sukirman meninjau fasilitas Puskesmas rawat inap di Cijaku, Senin (27/12/2016)

Bupati Lebak Hj Iti Octavia Jayabaya dan Wakil Bupati H Ade Sumardi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Maman Sukirman meninjau fasilitas Puskesmas rawat inap di Cijaku, Senin (27/12/2016)


LEBAK
,- Dari tahun ke tahun Pemeritah Kabupaten Lebak terus melakukan perbaikan dibidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat, menurut Bupati Lebak, Hj. Iti Octavia Jayabaya, hal itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan ibu hamil (BUmil), bersalin, melahirkan dan kesehatan bayi termasuk pemberian imunisasi pada bayi sebagai upaya pencegahan penyakit.

“Dalam tiga tahun terakhir Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Lebak yang merupakan salah satu indikator makro sudah sangat baik dibanding target nasional” Ujar Bupati ketika meresmikan Puskesmas Cijaku, Puskesmas Bojongmanik, Puskesmas Cipanas dan Puskesmas Sajira yang digelar di Cijaku, Lebak, Banten, Senin (27/12/2016).

Keempat Puskesmas tersebut, statusnya kini meningkat menjadi puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) sehingga dapat melakukan pelayanan sampai rawat Inap.

Selain meresmikan ke 4 Puskesmas, Bupati juga melaunching pemasangan Bedera Bumil, gerakan tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui adanya orang hamil dirumah yang dipasang bendera tersebut, sehingga bisa menjadi warga Siaga.

“Dengan adanya bendera yang terpasang disetiap rumah ibu hamil, diharapkan semua masyarakat yang melihat dapat perduli sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin” Ujarnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, H.M. Sukirman, S.Sos, M.Si, kegiatan yang merupakan rangkaian hari kesehatan Nasional (HKN) ke- 52 ini agar masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan, karena menurutnya Kesehatan merupakan sebuah nikmat terbesar yang dianugerahkan Tuhan kepada setiap insan.

“Kesehatan adalah elemen terpenting dalam kehidupan. Kesehatan merupakan kebutuhan sejak janin terbentuk di dalam kandungan, hingga masa lanjut usia (Lansia) menjelang. Kesehatan juga merupakan investasi, sebuah aset yang bernilai tinggi, sehingga tidak ada satupun satuan harga yang mampu membeli. Setiap orang berhak atas kesehatan, namun juga berkewajiban untuk berperilaku sehat guna menjaga, mempertahankan serta meningkatkan derajat kesehatan” Ujarnya.

Menurut Sukirman, kondisi sehat itu perlu diperjuangkan, dia mengatakan banyak hal yang mempengaruhi derajat kesehatan, antara lain faktor perilaku, lingkungan, keturunan dan pelayanan kesehatan.

Sementara Anggota Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Lebak, Maesaroh, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa pelayanan kesehatan meningkat secara signifikan utamanya penyediaan sarana dan prasarana Puskesmas, baik alat kesehatan, Puskesmas keliling dan rehabilitasi gedung Puskesmas.

“Kami akui bahwa ada perubahan besar dalam bidang pelayanan, sehingga kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi karena aksesnya semakin mudah dijangkau” Ujarnya. ADH

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *