PERPUS DAN TBM KULI MACA WARUNGBANTEN MASUK 5 BESAR TK. NASIONAL

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama Wakil Bupati Ade Sumardi dan Ketua Dekranasda Muhammad Farid Dermawan mengunjungi Perpustakaan Kuli Maca di Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber, Kamis (20/7/17)
Perpustakaan ini dikunjungi sekitar 20-30 pelajar setiap harinya dan beberapa penghargaan yang didapat diantaranya Juara I Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Banten, kemudian penghargaan dari Bupati Lebak atas dedikasinya sebagai pegiat Kampung Literasi di Kecamatan Cibeber, serta penghargaan dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Banten atas jasa serta dedikasinya dalam membangun masyarakat literasi di Provinsi Banten, dan saat ini sedang berada dalam posisi 5 besar menuju perjalanan ke juara 1 tingkat Nasional.
“keterbatasan bukan menjadi penghalang jika kita sudah mempunyai keinginan yang kuat untuk memajukan daerahnya terlebih lagi dalam mencerdaskan anak bangsa” motivasi bupati lebak dalam kunjungannya kepada para relawan kuli maca yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa.
“tidak hanya perpustakaan, relawan kuli maca. ini juga mempunyai taman baca masyarakat (TBM) yang terletak tidak begitu jauh dari perpustakaan. TBM ini digelar setiap hari minggu pagi sampai sore, jumlah siswa siswa yang mengikuti pembelajaran ini hampir mencapai 100 siswa dari bebagai macam tingkatan seperti TK, SD dan SMP”. Tutur pendiri giat kuli maca Ruhandi.
Kepala desa warung banten kecamatan cibeber ini juga menceritakan saat mengisi luang waktu libur panjang dengan menggelar buku dipantai yang banyak dikunjungi para wisatawan.
“kami tidak menyangka, ternyata kami lebih banyak dikerumuni para wisatawan dari pada warung makanan yang ada dsekitar, buku ini kami jajakan secara gratis kepada para wisatawan yang ingin membaca sambil menikmati deburan ombak pantai.” tambah kepala desa berusia 32 tahun ini.
Buku yang terhimpun saat ini jumlahnya mencapai dua ribu, buku ini diperoleh dari simpatisan yang disumbangkan, hampir semua profesi warga dari dalam desa warung banten maupun dari luar desa tersebut, menyumbang buku ke perpustakaan ini.
“jika ada warga yang pergi ke kota, dari tukang buruh kasar sampai pengusaha, banyak yang membawa oleh-oleh buku dan disumbangkan kepada kami.” tambahnya.
TBM Kuli Maca Desa Warungbanten didirikan pada tanggal 3 juli 2016 bertempat di rumah adat kaolotan Cibadak yang di prakarsai oleh Pemerintahan Desa, Kasepuhan, Tokoh Agama, pengusaha dan para intelektual muda Desa Warungbanten.
TBM Kuli Maca ini untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh modernisasi dengan menumbuhkan minat baca dimasyarakat agar dapat menambah wawasan, juga sebagai wahana untuk menggali potensi agar masyarakat menjadi lebih cerdas, kretif dan inovatif.
Sampai saat ini TBM Kuli Maca berdiri dari hasil swadaya masyarakat dan donasi dari pihak relawan, perpustakaan dan TBM ini sangat terbuka bagi siapa saja yang mau mendonasikan buku agar bisa dimanfaatkan.
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test