Rapat Persiapan MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten 2017

Rapat Persiapan MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten 2017

Suasana rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017)

Suasana rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017)

Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada LPTQ Kabupaten Lebak, para dewan pembina, wabil khusus kepada qori/qori’ah dan seluruh peserta, mengadakan pembinaan, guna mengikuti MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan di Cinangka-Anyer Kabupaten Serang, 17-21 april 2017. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi pada rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017).

Menurutnya, urgensi pelaksanaan MTQ mendatang sesungguhnya dapat dilihat pada dua faktor, yaitu faktor intern dan ekstern, pada faktor intern, MTQ merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu bacaan alquran bagi umat islam dan mentadabburinya, membawa umat ke arah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seorang muslim terhadap alquran. Tangung jawab itu adalah, mengenal al-qur’an, menghormatinya, membacanya, menghafalnya, menghayati kandungannya, mengamalkan dan mendakwahkannya, mendekatkan umat dengan alquran, termasuk memperkenalkan ilmu-ilmu alquran kepada masyarakat.

Sedangkan faktor ekstern, menurut Wabup, melalui MTQ ini, kita berupaya untuk memenuhi keperluan dan ketersediaan para qori-qori’ah dan seluruh peserta MTQ utusan Kabupaten Lebak, untuk ikut berkompetisi dalam seluruh cabang yang dilombakan, pada MTQ jenjang provinsi dan seterusnya.

“Dengan semangat yang kita bangun bersama, melalui semangat gerakan maghrib mengaji, pendidikan pondok pesantren, dan semangat MTQ XIV Provinsi Banten, kekurangan terhadap bidang-bidang dan cabang musabaqoh yang saat ini masih kita rasakan, akan terus kita kembangkan” Ujarnya.

Ade terus mendorong agar para qori/qori’ah, para offisial, para pembina dan pengurus LPTQ Kabupaten Lebak, untuk senantiasa bersatu, berusaha dan terus berjuang untuk membawa nama harum Kabupaten Lebak, sekaligus wujud pembuktian sebagai kota seribu madrasah, mampu menampilkan yang terbaik, pada momen ini.

Oleh karena itu Ade meminta kepada para pengurus LPTQ Kabupaten dan Kecamatan untuk melakukan pemetaan potensi-potensi yang dapat dikembangkan, dalam rangka membangun semangat membaca dan memahami kandungan al-qur’an sebagai pedoman bagi kita semua.

“Prestasi yang kita inginkan, saya akui bukanlah sesuatu yang mudah dan dapat diraih dengan mudah, akan tetapi perlu perjuangan, perlu pengorbanan dan bahkan semangat kedaerahan dalam membela dan membawa panji kebesaran bendera kabupaten Lebak. sungguh, sebuah ikhtiar yang sangat berat, namun harus kita tempuh” Kata Ade.

Ade berharap, kedepannya setiap kecamatan dapat terbentuk majelis tilawah, tahfidz, khat, dan seluruh cabang yang disuguhkan dalam musabaqoh, sebagai wujud pengembangan dan peningkatan dari program gerakan maghrib mengaji dan pendidikan pondok pesantren yang saat dilakukan.

Ketua panitia penyelenggara sekaligus Asisten Administrasi Kesra dan Humas Setda Lebak, Dedi Lukman Indepur mengatakan bahwa jumlah qori/qori’ah utusan Kabupaten Lebak yang akan mengikuti MTQ XIV tingkat Provinsi Banten sebanyak 58 orang dan akan mengikuti seluruh cabang yang dilombakan/ dimusabaqohkan.

“Pada MTQ XIII tahun 2016 Kabupaten Lebak meraih juara 4, untuk tahun ini, meskipun dengan berbagai keterbatasan, saya optimis Kabupaten Lebak bisa meraih juara 2.” Pungkasnya.

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test