Seleksi Penyuluh Agama Honorer (PAH)

Seleksi Penyuluh Agama Honorer (PAH)

seleksi penyuluh
LEBAK
,- Kementerian Agama Kabupaten Lebak melakukan seleksi kepada calon penyuluh agama honorer pada hari minggu (20/11/16) bertempat di gedung Madrasah Tsanawiah Negeri 1 Kabupaten Lebak.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lebak Encep Saepudin menjelaskan, ada tiga tahapan seleksi yang kesatu seleksi berkas, kedua seleksi tertulis dan ketiga tes wawancara. Peserta yang mengikuti seleksi berkas sebanyak 518 orang pendaftar se-kabupaten lebak dan yang lulus seleksi berkas sebanyak 493 orang yang akan mengikuti seleksi tertulis pada saat ini (20/11/16). setelah itu tes wawancara dan yang lulus akan kami sebar di seluruh Kecamatan Se-Kabupaten Lebak.

“Para penyuluh agama honorer ini akan memberikan pelayanan melalui bahasa agama dan pembangunan” kata kepala kemenag Kabupaten lebak.

Mencermati kehidupan pada zaman sekarang, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyampaikan, posisi penyuluh agama sungguh memiliki peran amat penting dan harus hadir ditengah kehidupan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga dan membangun semangat belajar. Bupati lebak berharap tugas penyuluh agama bukan sekedar melakukan pendidikan agama pada umat semata, tetapi juga melakukan penyuluhan pembangunan.

“Saya yakin, tugas mulia yang bapak/ibu lakukan ini merupakan amal jariyah, selama ilmu yang bapak/ibu berikan dan bermanfaat bagi umat maka pahalanya akan terus mengalir. “, kata bupati lebak dalam sambutanya.

Penyuluh agama adalah pendidik yang memberikan pencerahan keagamaan pada umat yang tidak dibatasi oleh waktu dan ruang. Prinsip dasar penyuluh agama sebagai salah satu bentuk pendidikan adalah upaya alih pengetahuan, alih metode dan alih nilai dengan sasaran yang sangat luas karena yang menjadi objeknya adalah masyarakat yang kemampuan nalar, usia, latar belakang budaya, kondisi ekonomi dan pandangan politik yang beraneka ragam.

Ada dua pengertian tentang penyuluhan pembangunan. Pertama, memberikan penerangan tentang program-program pemerintah melalui bahasa agama guna meningkatkan peran serta umat dalam melaksanakan pembangunan. Kedua, pengembangan umat dalam upaya pemberdayaan kehidupan dan penghidupannya agar maju dan mandiri. KEK

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *