Tahun 2018, Bapenda Lebak Terapkan Transaksi Non- Tunai

Lebak- Dewasa ini pelaksanaan transaksi non-tunai di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Pola pembayaran yang selama ini bersifat paper based payment (pembayaran berbasis tunai) lambat laun berkembang menjadi electronic payment system (sistem pembayaran elektronik).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, Hari Setiono mengatakan
pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Dalam Negeri menerbitkan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 Tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Dalam surat edaran tersebut ditegaskan,pelaksanaan transaksi non tunai pada pemerintah daerah dilaksanakan paling lambat tanggal 1 ianuari 2018. Meliputi, penerimaan daerah yang dilakukan oleh bendahara penerimaan atau bendahara penerimaan pembantu dan pengeluaran daerah yang dilakukan oleh bendahara pengeluaran atau bendahara pengeluaran pembantu.
“transaksi non tunai dapat diartikan sebagai pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak kepada pihak lain dengan menggunakan instrument berupa alat pembayaran menggunakan kartu, cek, bilyet giro, uang eletronik, dan sejenisnya,”kata Hari kepada BantenHits di Rangkasbitung, Kamis (21/12/2017).
Hari memaparkan manfaat dari pelaksanaan transaksi non tunai agar Mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, mencegah peredaran uang palsu, menghemat pengeluaran negara, mencegah transaksi  ilegal, meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian; dan
Mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas.
Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah Kabupaten Lebak terhadap pelaksanaan implementasi transaksi non tunai, Sambung Hari juga untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan daerah dibuktikan dengan diterbitkannya surat edaran Bupati Lebak Nomor : 900/617-BPAKD/VIII/2017 tanggal 10 Agustus 2017 Tentang Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Kabupaten Lebak.
“Untuk melaksanakan amanah yang tercantum pada surat edaran Bupati Lebak, Pemerintah Kabupaten Lebak bekerjasama dengan Bank Jabar Banten (bjb) kantor Cabang Rangkasbitung,”katanya.
Tujuannya, Kata Hari guna pemenuhan sarana dan fasilitas perbankan dalam mendukung implementasi transaksi non tunai dan mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, praktis dan efisien bagi seluruh wajib pajak daerah dan wajib retribusi.
” Saya berharap hal ini dapat memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa pengelolaan keuangan dan penggunaan anggaran pada pemerintah Kabupaten Lebak dilaksanakan secara transparan, bersih dan bertanggung jawab, sehingga terciptanya good governance pada pemerintah Kabupaten Lebak serta terhindar dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme,”pungkasnya.
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test