Wabup : Generasi Muda Jangan Malu Beternak Kambing

Wabup : Generasi Muda Jangan Malu Beternak Kambing

etawa
LEBAK
,- Ditengah kebanggaan masyarakat Lebak terhadap tata kota dan wajah Lebak yang terus bersolek, Pemerintah daerah secara terus-menurus menghidupkan denyut ekonomi yang berbasis kerakyatan dengan mengeksplorasi semua sumber daya yang dimiliki.

Meskipun belum lepas dari julukan daerah tertinggal, pemerintah daerah menjamin bahwa lebak merupakan daerah yang investable, sangat layak untuk masuknya investasi baik dalam skala kecil maupun besar. Menurut Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, masyarakat harus mempersiapkan diri untuk menyongsong perubahan dan kemajuan jaman terlebih menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Saya mendorong generasi muda Lebak agar memiliki jiwa entrepreneurship, dengan memanfaatkan potensi yang kita miliki untuk mewujudkan Masyarakat Lebak yang sejahtera.” Ujar Ade.

Ade juga mengajak generasi muda agar tidak malu untuk berternak kambing, seperti yang dilakukan dirinya.

Ditengah-tengah kesibukannya selaku Wakil Bupati Lebak, Ade memanfaatkan waktu luangnya untuk mengembangkan kambing Etawa di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Guradog Kecamatan Curugbitung, Lebak, Banten. Menurutnya usaha kambing etawa ini sangat profitable, karena banyak manfaat yang bisa diambil, selain susunya yang sangat mahal jika dibandingkan dengan susu sapi karena memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan juga karena kambing etawa ini memiliki bentuk yang unik sehingga seringkali dikonteskan dalam event-event tertentu. Selain itu untuk pedaging juga bagus karena memiliki tubuh yang besar.

Kepada media ini, ade menjelaskan dengan detail cara beternak kambing etawa ini. Mulai dari cara merawat dan pemberian pakannya, Ade juga sering memerah sediri susu kambing ettawa miliknya.

“Kunci utama dalam pengembangan kambing etawa ini adalah komposisi pemberian pakan yang sesuai serta kesehatan lingkungan kandang yang perlu dijaga” Ujarnya.

“Untuk pemasaran susu kambing etawa ini sangat mudah, karena di Lebak sendiri permintaan susu kambing ettawa sangat tinggi sehingga kami tidak bisa memenuhi permintaan pasar” kata Ade menambahkan.

Ade menceritakan awal mulanya beternak kambing, hingga dia mendirikan Lebak Etawa Farm Indonesia (LEFI) merupakan peternakan Kambing Etawa yang berdiri pada tahun 2014 yang diawali dari hobby.

“Sebelum memelihara Kambing Etawa awalnya saya memelihara Kambing Kacang yang semula hanya satu ekor, itupun tujuannya hanya untuk memanfaatkan lahan yang tidak terlalu luas agar rumput dan alang – alang tidak perlu disiangi cukup dengan memagarinya dan kambing dilepaskan begitusaja.Seiring dengan berjalannya waktu populasi kambing mulai bertambah, selain dari hasil anakan saya juga membeli kambing dari masyarakat sekitarnya” Katanya.

“Alasan memelihara kambing Etawa karena sebelumnya saya pernah sakit parah selama satu tahun sampai akhirnya harus merelakan empedu saya diangkat (dioperasi). Untuk menjaga kesehatan Pasca operasi ada saran dari teman dan membaca informasi dari media tentang manfaat susu kambing sehingga saya mencoba dan membeli susu dari peternakan yang ada di Bogor. dari sejak itu saya mulai mengkonsumsi susu kambing Etawa dan tertarik untuk memeliharanya” Ujarnya.

Hingga akhirnya Ade memutuskan untuk memelihara kambing Etawa dengan membeli tiga ekor kambing untuk dipelihara, sesuai saran peternak tempatnya membeli kambing Etawa tersebut maka dibelilah kambing yang sudah laktasi 2 bahkan yang satu ekor masih bisa diperah dan susunya cukup untuk di konsumsi sendiri.

Ade mengaku setelah merasakan khasiat susu kambing, maka keluarganya pun ikut rutin meminum susu setiap hari satu gelas sebelum tidur. Alhamdulilah Allah memberikesehatan dengan meminum susu kambing dan yang paling di syukuri lagi kini susu kambingnya lebih dari cukup untuk dikonsumsi sendiri sehingga sekarang sudah bisa dijual.

“Untuk saudaraku tercinta tekuni hobby Anda dengan penuh cinta dan keikhlasan hasil manispun akan didapat dan untuk generasi muda yang tertarik pada dunia peternakan mari bergabung jangan pernah gengsi dan malu jadikanlah Indonesia sentra ternak dunia” Pungkasnya. ADH

social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test