Wabup Lebak “Usir” Pengusaha Besar yang Menolak Bergaining dengan UMKM

Lebak-  Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi menegaskan untuk mempersilahkan para pengusaha besar untuk keluar dari Kabupaten Lebak jika tidak mau bekerjasama atau Bergaining dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kita membuka pintu sebesar-besarnya untuk pengusaha masuk Ke Lebak namun kita juga punya regulasi dimana pengusaga besar harus siap bertanggung jawab terhadap para pelaku UMKM di Lebak, kalau tidak sanggup silahkan keluar dari Lebak,”kata Ade usai mensosialisasikan Perbup Lebak nomor 18 tahun 2017 tentang kemitraan antara pelaku usaha mikro dan kecil dengan pelaku usaha menengah dan besar di Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Kamis (16/11/2017).
Menurutnya, bagi pengusaha besar yang enggan bertanggung jawab juga mengikuti aturan yang ada, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui dinas terkait juga tak segan untuk membekukan izin perusahaan tersebut.
“Kalau masih tidak mau ikut aturan, akan kita evaluasi bahkan bukan tidak mungkin akan kita bekukan izin,”tegasnya.
Kata Ade, sosialisasi ini merupakan bentuk keseriusan pemkab Lebak agar keberadaan UMKM di Lebak bisa berkembang sehingga mampu menekan angka kemiskinan. Sejauh ini, sambung Ade baru ada tiga perusahaan besar yang mau bekerjasama dan bertanggung jawab untuk para pelaku UMKM.
“Kalau UMKM berkembang, kesejahteraan juga terdongkrak,”katanya.
“Saya harap perusahaan lainnya juga harus mulai mengikuti regulasi yang ada,”katanya.
Sementara Purwanto, manajer Marcendes Perusahaan Indo marko mengatakan akan mengikuti prosedur yang sudah disiapkan pemerintah Kabupaten Lebak.
“Kita serahkan lagi kepada UMKM tersebut, mampu tidak memenuhi kebutuhan,”ujarnya.
social position

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Website Security Test