Pemerintah Kabupaten Lebak
Bekerja Dengan Hati

Lebak Butuh Partisipasi Pengelola Sampah

98
Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak mencatat proyeksi timbunan sampah di Kabupaten Lebak sebanyak 634.906 Kg/hari setara dengan 231.740 ton/tahun dan yang dapat ditangani baru sekitar 50 ton/hari.
“Kepedulian dan partisipasi mengelola sampah sangat dibutuhkan dari seluruh elemen masyarakat,”kata Alkadri ketika dihubungi BantenHits, Minggu (16/9/2018).
Menurutnya, timbunan sampah di Kabupaten Lebak mulai teratasi saat Paguyuban Mahasiswa Lebak (Paguma) menyelenggarakan World Clean Up Day (WCD) dibeberapa rute perkotaan, Sabtu (15/9/2018).
Rutenya, sambung Alkadri menyelusuri Alun-alun Rangkasbitung – Jl. Multatuli – Jl. Sunan Bonang – Jl Hardiwinangun. Rute kedua menyisir sampah ke Jl. Kampung Baru 1 – Jl. Ir. H. Juanda. Kemudian rute ketiga membersihkan sampah ke balong rancalentah – Jl. Kapugeran, kemudian semua rombongan rute kembali ke pendopo.
“Gerakam ini  merupakan sebuah gerakan bersih-bersih yang secara serentak di 150 negara dan Lebak ikut berpatisipasi,”katanya.
“Saya berharap tak hanya saat WCD saja, seluruh masyarakat bisa sadar kebersihan sehingga timbunan sampah bisa diminimalisir dan tertangani,”imbuhnya.
Sementara Dewi Khairiyah Ketua Pelaksana WCD mengatakan sekitar 500 pelajar dan mahasiswa berkumpul di Pendopo Kabupaten Lebak untuk mempersiapkan gerakan bersih-bersih yang akan menyelusuri jalan-jalan protokol di sekitar kota Rangkasbitung.
“Saya berharapm gerakan bersih-bersih dapat mengurangi timbunan sampah dan membuat masyarakat menyadari pentingnya kebersihan,”pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Bekerja Dengan Hati

Bagaimana Menurut Pendapat Anda tentang Website ini?